Fakultas Teknik
Diposting tanggal: 03 Mei 2012

Sejarah Fakultas Teknik Untirta

Fakultas Teknik Untirta merupakan salah satu fakultas yang menjadi cikal bakal berdirinya Untirta. Lahirnya Fakultas Teknik berawal dari gagasan jajaran direksi dan manajemen PT. Krakatau Steel (Bapak Ir. Djoko Subagyo dan Team). Fakultas Teknik terlahir sebagai wujud cita-cita masyarakat, ulama, cendekiawan dan para pemimpin se-wilayah Banten serta dengan dukungan PT. Krakatau Steel dan industri petrokimia di kawasan industri Cilegon.

Berdirinya Fakultas Teknik diawali dengan berdirinya Sekolah Tinggi Teknologi yang didirikan oleh PT. Krakatau Steel pada tahun 1982 dengan ijin penyelenggaraan untuk tingkat Sarjana Muda (Non Gelar) dari Kopertis Wilayah IV Jawa Barat Nomor: 040/1982. Kemudian pada tahun 1984 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor: 0596/O/1984, Sekolah Tinggi Teknologi menggabungkan diri ke dalam Universitas Tirtayasa Banten.

Pada saat ini, Fakultas Teknik Untirta terdiri dari 6 jurusan Strata I yaitu Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Metalurgi, Teknik Industri, Teknik Kimia dan Teknik Sipil. Semua jurusan telah memperoleh akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) kecuali Teknik Sipil.

Selain keenam jurusan di atas, Fakultas Teknik Untirta mengembangkan dua unit pelaksana teknis di bawah fakultas yaitu Tirtayasa Profesional Development Center (TPDC) yang merupakan unit yang disiapkan untuk menjembatani hubungan antara kampus dengan industri serta unit Information Computer Technology (ICT) FT. Untirta yang merupakan unit layanan komputer dan sistem informasi bagi segenap civitas akademika dan masyarakat sekitar.

Sesuai dengan peralihan status Universitas Tirtayasa (semula swasta) menjadi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan status sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di lingkungan Depdiknas, maka pola pengelolaan kelembagaan secara otomatis mengikuti semua ketentuan dari Departemen Pendidikan Nasional.

Pada saat ini Fakultas Teknik Untirta telah memiliki fasilitas fisik yaitu berupa gedung aula, ruang kuliah berlantai tiga, ruang sekretariat, ruang dosen tetap, laboratorium, ruang perpustakaan, ruang koperasi, Masjid Al-Muta’alimin, ruang komputer, ruang workshop, ruang sidang sarjana, klinik, kantin mahasiswa, ruang himpunan mahasiswa jurusan, sarana olah raga dan sarana parkir yang luas.

Selain sarana perkuliahan juga diusahakan peningkatan/pengembangan sarana penunjang seperti penambahan koleksi buku di perpustakaan dan penambahan Instrument pendukung praktikum dasar. Disamping itu diupayakan pengembangan akses kerjasama fasilitas/sarana praktek di pabrik PT. Krakatau Steel Cilegon, Industri Pembangkit Tenaga Listrik dan industri petrokimia yang tersebar di kawasan Anyer-Merak-Cilegon-Bojonegara.