Selasa, 01 Oktober 2013 - 08:17:32 WIB
INFORMASI TERBARU PELAKSANAAN TOEP DAN TPA SERDOS 2013
Diposting oleh : Adh@ilhami
Kategori: Karir dan Beasiswa - Dibaca: 3125 kali

 

 

 

 

 

 

 

(Serang, 1 Oktober 2013) Sebagaimana yang telah diketahui bersama bahwa saat ini sedang dilaksanakan proses Sertifikasi Dosen yang dilaksanakan Direktorat Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Beberapa hal patut diperhatikan dan dicermati pada pelaksanaan Sertifikasi Dosen tahun ini yang diketahui berbeda dengan pelaksanaan tahun 2012 lalu. Pembaruan alur berpikir dari pendefinisian Dosen Profesional dapat dijabarkan dalam gambar di bawah ini.

alurberpikir

Beberapa hal baru yang tidak ada di pelaksanaan tahun 2012 lalu antara lain:

  1. Instrumen Penilaian ditambahkan menjadi : Jabatan Akademik, Penilaian Persepsional (Atasan, Rekan Sejawat, Mahasiswa, dan Diri Sendiri), Kompetensi Bahasa Inggris & Tes Potensi Akademik, Deskripsi Diri, dan Konsistensi.
  2. Skor Persepsional yang semula merupakan Semantik 1 - 5 diubah menjadi Semantik 1 - 7.
  3. Skor TPA, dan Toefl dipertimbangkan begitu pula adanya upload bukti publikasi ilmiah.

Perlu diketahui bersama bahwa tes TPA dan Toefl (Bahasa Inggris) untuk tahun ini tidak dibatasi nilai kelulusannya, hanya diberikan skor Semantik pada level nilai TPA dan Toefl yang diperolehnya. Perspektif yang akan dibangun oleh Dikti terkait dengan pola Sertifikasi Dosen tahun ini adalah bahwa Dosen Profesional itu adalah Dosen yang merupakan Pendidik sekaligus Ilmuwan. Diharapkan dengan kemampuan mendidik dan meneliti tersebut dosen akan menjadi profesional dalam keilmuannya dan memiliki budaya akademik yang baik serta pada akhirnya memiliki perilaku karakter yang menjunjung tinggi kejujuran.

Khusus pada tahun ini yang juga menjadi kekhawatiran sebagian peserta Serdos (DYS = Dosen yang disertifikasi) tahun ini adalah pelaksanaan TOEP dan TPA. TOEP adalah Test of English Proficiency yang mana dalam pelaksanaan tesnya sementara ini hanya listening dan reading. Adapun TPA adalah Tes Potensi Akademik yang nantinya diharapkan dapat menggambarkan potensi akademik dari seorang DYS. 

Tes TOEP dan TPA sendiri belum diluncurkan jadwal resminya karena saat ini masing dalam tahap finalisasi persiapan lokasi dan aplikasi tesnya. Tes TOEP akan berlangsung sekitar 2 (dua) jam demikian pula untuk TPA sehingga total pelaksanaannya minimal 4 (empat) jam. Pelaksanaan tesnya hanya dilaksanakan di lokasi yang resmi ditunjuk oleh Direktorat Pendidikan Tinggi dimana Untirta adalah salah satunya karena dianggap layak dan mampu melaksanakannya. 

Saat ini pendaftar TOEP dan TPA yang akan melaksanakan tes di Untirta berjumlah 88 orang dengan rincian sebagai berikut:

  1. Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Serang (1 orang)
  2. Akademi Sekretari Dan Manajemen Lepisi (2 orang)
  3. Politeknik Piksi Input Serang (1 orang)
  4. Sekolah Tinggi Bahasa Asing Buddhi (1 orang)
  5. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Banten (4 orang)
  6. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi La Tansa Mashiro (4 orang)
  7. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Faletehan (13 orang)
  8. Sekolah Tinggi Teknik Ilmu Komputer Insan Unggul (1 orang)
  9. STMIK Budhi (2 orang)
  10. Universitas Muhammadiyah Tangerang (1 orang)
  11. Universitas Serang Raya (7 orang)
  12. Universitas Sriwijaya (1 orang)
  13. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (50 orang)

Diyakini pelaksanaan TOEP dan TPA ini akan berlangsung minggu depan sehingga diharapkan para calon peserta TOEP dan TPA dapat terus memperhatikan informasi yang tertera di website ini (untirta.ac.id) agar jika ada perkembangan terbaru segera dapat mengetahuinya. 

Penentuan Kelulusan dari Sertifikasi Dosen tahun 2013 ini adalah NGB (Nilai Gabungan) dimana formulanya adalah 

ngb

Keterangan:

NAP : Nilai Jabatan Akademik

NKP: Nilai Golongan Pegawai dan Kepangkatan

NPS : Nilai Persepsi

NBI : Nilai Kemampuan Bahasa Inggris

NPA : Nilai Potensi Akademik

Jika dilihat dari formula NGB di atas diketahui bahwa proporsi terbesar ada pada NAP dan NKP secara total menentukan 4/7 dari nilai NGB. DYS dinyatakan lulus jika skor NGB > 4,0 dimana:

  1. Instrumen Persepsional : rata-rata komponen persepsional >= 4,0 dan rata-rata keseluruhan >= 4,5
  2. Instrumen Personal (Deskripsi Diri) >= 4,0
  3. Konsistensi dinilai dalam kategori Tinggi (T) atau Sedang (S)

Untuk amannya skor TOEFL PBT harus mampu berada direntang 513 - 547 (mendapatkan bobot 5) jikapun berada diantara 477 - 510 juga masih aman karena bobotnya masih bernilai 4. Adapun jika mengikuti TOEP online ini maka targetkan untuk mendapatkan nilai 46 - 55 (bobot nilai 4) atau lebih aman jika bisa mendapatkan hasil tes 56 - 65 agar mendapatkan nilai 5. Sementara TPA sebaiknya ditargetkan mendapatkan nilai 45 - 54 dengan bobot nilai 4 atau lebih aman ditargetkan nilai 55 - 64 agar mendapatkan nilai 5. 

Nilai Persepsi (NPS) jika memang kita merasa tidak tinggi dan memang demikian dinilai oleh teman-teman sejawat kita biasa saja, maka jangan memaksa untuk mendeskripsikan diri kita secara berlebihan, hal ini akan berdampak pada penilaian konsistensi. Namun sekiranya memang jika kita dianggap tinggi oleh rekan dan pimpinan maka jangan ragu untuk mendeskripsikan diri kita sebaik-baiknya. Pada skor NPS ini upayakan skor kita sesuai panduan skor instrumen persepsional dan personal di atas dan disesuaikan dengan persepsi orang terhadap diri kita.

Pada prinsipnya dengan memperhatikan pedoman di atas dan berlaku jujur serta apa adanya (tidak melebihkan atau merendahkan diri sendiri) maka seharusnya tidak menjadi sulit untuk lulus. Demikian informasi ini disampaikan untuk menjadi pertimbangan dan pedoman dalam pelaksanaan Serdos tahun 2013. Tak lupa diharapkan dan juga didoakan bagi para DYS agar dapat lulus 100%.

Secara lengkap panduan Serdos dapat didownload disini.

Panduan Tes TOEP dapat didownload disini.

Panduan Pendaftaran Tes TOEP dan TPA dapat didownload disini.