Rabu, 20 Juni 2012 - 07:56:10 WIB
PROSEDUR PENGAJUAN PRODI BARU
Diposting oleh : Adh@ilhami
Kategori: Kampus - Dibaca: 1779 kali

Perguruan Tinggi Negeri adalah kawah candradimuka bagi Sumber Daya Manusia untuk dapat menciptakan manusia yang siap kerja, siap bertanggungjawab, dan siap menjawab tantangan perkembangan jaman. Oleh karenanya Perguruan Tinggi dalam hal ini Universitas Sultan Ageng Tirtayasa harus dapat mengikuti perkembangan jaman, kebutuhan di masyarakat, dan tantangan pembangunan di Propinsi Banten secara khusus dan Indonesia secara umumnya. Menjawab tantangan, tanggungjawab, dan peran serta aktif ini dapat dilakukan dengan meningkatkan fasilitas, sarana prasarana, pengajar, staf, dan inputan dari mahasiswa itu sendiri.

Namun selain itu ada hal lain yang dapat dilakukan oleh Perguruan Tinggi, yaitu dengan cara menambah Program Studi, hal ini dibutuhkan jika permintaan masyarakat atau trend prediksi ke depan mengarah pada kebutuhan akan pembentukan Program Studi baru. Adapun mekanisme dan prosedur pengajuan program studi baru telah diatur oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Untuk dapat mengajukan Program Studi baru, Perguruan Tinggi harus memiliki syarat antara lain:

  1. Badan Hukum kami tidak sedang mengalami tuntutan hukum
  2. PT kami tidak sedang mengalami tuntutan hukum
  3. Pimpinan PT kami (Ketua MWA/Yayasan; Rektor/Direktur/Ketua) tidak  sedang mengalami tuntutan hukum
  4. Kami akan segera melaporkan kepada DITJEN DIKTI cq. Direktur Akademik apabila pernyataan butir 1 sampai 3  berubah selambat-lambatnya tujuh hari setelah tuntutan hukum diterima.
  5. Institusi kami tidak sedang dan tidak akan melaksanakan program tanpa ijin
  6. Institusi kami tidak sedang dan tidak akan melaksanakan program walaupun ijinnya sudah habis masa berlakunya dan belum mengajukan untuk perpanjangan ijin
  7. Institusi kami tidak sedang dan tidak akan melaksanakan program walaupun akreditasinya sudah habis masa berlakunya dan belum mengajukan untuk permintaan akreditasi kembali
  8. Institusi kami tidak sedang dan tidak akan menyelenggaran program studi  yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, khususnya penyelenggaraan program studi tanpa tersedianya akademik atmosfir  yang memadai.
  9. Kami memahami dan bersedia mengikuti prosedur perolehan ijin pertimbangan dan ijin operasional penyelenggaran program studi baru yang sesuai dengan prosedur baku yang ditetapkan oleh sistem ini.
  10. Kami bersedia untuk memenuhi semua persyaratan yang disyaratkan oleh DITJEN DIKTI terkait dengan dukungan sumber daya untuk penyelenggaraan program studi yang diusulkan (financial, SDM, Sarana Prasarana umum, Peralatan laboratorium, dan pustaka) maksimum tiga bulan setelah ijin operasioanal on-line dikeluarkan.

Tata cara pengajuan Program Studi baru antara lain:

  1. Tahap pemenuhan aspek legal pengusul
  2. Tahap pengajuan surat pertimbangan persetujuan penyelenggaraan secara on line
  3. Tahap pengajuan ijin penyelenggaraan secara on line
  4. Tahap penerbitan SK Ijin Penyelenggaraan Program Studi baru

Adapun template berkas/dokumen pendukung dapat di-download di bawah ini: